Ratusan Kuburan Dalam Hutan Izium Ditemukan Oleh Ukraina

Ratusan Kuburan Dalam Hutan Izium Ditemukan Oleh Ukraina

ilustrasi kuburan-Kantong vektor-Capture Freepik

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pihak pemerintah Ukraina menjelaskan bahwa sebanyak 440 kuburan di wilayah timur laut ditemukan dan ini merupakan bukti kejahatan perang yang dilakukan oleh Rusia.

Rusia meninggalkan wilayah  beberapa bulan setelah di pukul mundur oleh pasukan Ukraina.

Dilansir dari Disway.id, Kuburan massal yang ditemukan di bekas benteng garis depan Rusia di Izium akan menjadi yang terbesar di Eropa sejak setelah perang Balkan pada 1990-an.

Pasukan Ukraina merebut kembali Izium setelah berhasil memukul mundur pasukan Rusia dan meninggalkan meninggalkan senjata dan amunisi.

BACA JUGA:Tingkatkan Libido Dengan 6 Makanan Ini

Ratusan kuburan tersbeut tersebar di dalam hutan dengan pncang salip pada setiap kuburan yang ada.

Selain itu pasukan Ukraina juga berhasil menguasai kota Kupiansk pada Sabtu minggu lalu yang membuat terputusnya jalur pasokan Rusia dan menyebabkan runtuhnya garis depan.

Serhiy salah satu penduduk Kupiansk mengungkapkan bahwa tidak ada listrik, tidak ada telepon.

+++++

"Jika terjadi pengeboman semua orang menyelamatkan diri ke ruang bawah tanah mereka,” tambah Serhiy.

Pihak Ukraina mengungkapkan bahwa pasukan Rusia yang melarikan diri dari wilayah Kharkiv mulai berencana untuk mempertahankan wilayah di provinsi tetangga Luhansk dan Donetsk.

"Tentu saja sangat menggembirakan melihat angkatan bersenjata Ukraina mampu merebut kembali wilayah dan juga menyerang di belakang garis Rusia," kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.

BACA JUGA:Tanggapi Wacana Dirinya Maju Sebagai Cawapres, Jokowi: Bukan dari Saya

"Pada saat yang sama, kita perlu memahami bahwa ini bukan awal dari akhir perang. Kita perlu bersiap untuk jangka panjang,” tambah Stoltenberg.

Pihak Rusia masih belum mengomentari terkait dengan kemunduran dari invasinya di Ukraina.

Pejabat Ukraina mengatakan 9.000 km persegi (3.400 mil persegi) telah direbut kembali, wilayah seukuran pulau Siprus.

Pencapaian yang diraih oleh Ukraina ini memperkuat moral pasukannya serta memperkuat alasannya untuk mendapatkan lebih banyak bantuan senjata dari sekutu Barat dan Amerika.

Sumber:

(edited)

Berita Terkait