Tega Banget! Suami Bunuh Istri Hanya karena Live Streaming, Begini Kronologinya

Tega Banget! Suami Bunuh Istri Hanya karena Live Streaming, Begini Kronologinya

Suami membunuh istri karna sering live streaming dan bermain game online-ilustrasi pembunuhan-pinterest

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Suami tega membunuh istrinya sendiri hanya karna hal sepele yaitu istri sering melakukan Live Streaming di medsos, kejadian ini berada di desa Tanabaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Sang suami bernama Sarofudin (23) dan istri bernama Dwi Aprilianingsih (22), sebelum dibunuh sang istri juga mengalami KDRT.

Sang istri mengalami luka parah pada bagian leher akibat senjata tajam jenis pisau dapur dan luka di bagian kepala. Kejadian memilukan ini dilakukan oleh suaminya pada Rabu, 21 September 2022.

BACA JUGA:Tabrakan Beruntun Terjadi di Wilayah Sukabumi, Tiga Orang Meninggal Dunia

Tetangga sempat mendengar teriakan korban dan berupaya menolong dengan mendobrak pintu, namun saat menolong sang istri yang menjadi korban kekerasan suaminya kondisi sang istri sudah berlumuran darah.

Ibu dua anak ini ditemukan telah bersimbah darah di kamar tidurnya dengan kondisi sudah lemas. Korban pun langsung dibawa ke rumah sakit, namun meninggal dunia dalam perjalanan. Saat ini jenazah masih di kamar mayat Rumah Sakit Mardhatillah Randudongkal Pemalang.

+++++

Peristiwa mengenaskan ini dibenarkan oleh ketua RT setempat, Ketua RT pun merasa kaget ada warganya yang sangat kejam dengan istri sendiri hanya karna hal sepele.

"Saat dengar ada kejadian itu saya langsung ke TKP. Pintu saya dobrak, tapi terkunci, akhirnya saya lapor ke balai desa. Saat masuk menemukan korban sudah terbaring di kasur. Meninggal setelah dibawa ke rumah sakit," kata Ketua RT setempat Somani.

BACA JUGA:Tanggapi SBY Bakal Turun Gunung di Pemilu 2024, Ini Kata Ade Armando

Tersangka masih diperiksa aparat kepolisian. Dia mengaku marah karena sang istri sering bermain medsos dan game online. Sudah sering diingatkan namun tidak digubris.

Kapolsek Randudongkal, AKP Trino Winarno menyebutkan, pihaknya saat menerima laporan masyarakat langsung ke lokasi kejadian. Polisi pun langsung mengamankan pelaku ke polsek dan langsung dibawa Sat Reskrim ke Polres Pemalang.

"Jadi, hasil dari pemeriksaan kronologinya, sekitar pukul 09.30 wib, menurut keterangan saksi-saksi, terjadi cekcok sekali dari dalam kamar korban. Korban sempat menendang pelaku bagian perutnya hingga jatuh. Pelaku yang terjatuh ini marah dan emosi kemudian berlari ke dapur dan mengambil pisau dan mendorong korban terjatuh, saat terjatuh, menusukan ke leher ke korban, empat kali. Korban yang sempat berteriak minta tolong," kata Trino Winarno.

+++++

Sumber:

(edited)