Irjen Pol Napoleon Bonaparte Menganiaya Penista Agama M Kece Dapat Apresiasi dari Ketum KNPI

 


Irjen Pol Napoleon Bonaparte||Irjen88

POSTINGNEWS: Irjen Pol Napoleon Bonaparte yang menganiaya Muhammad Kosim alias Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri dapat apresiasi dari Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama.

“Terimakasih Jenderal Napoleon Bonaparte, kau telah menghukum sang penista agama,” kata Haris Pertama di Twitter-nya, Senin (20/9/2021).

Haris bilang, dirinya juga tidak akan membiarkan para buzzer yang melakukan penistaan agama di media sosial seperti Muhammad Kece.

BACA JUGA:Hukuman 3 Sipir Lapas Tangerang: Terancam Dijerat Pasal 359 KUHP, Bakal Dipenjara Selama 5 Tahun?

Seperti diketahui, Haris Pertama juga pernah mempolisikan pegiat media sosial, Permadi Arya atas kasus penistaan agama yang menurutnya buzzer merusak persatuan.

“Saya juga tidak akan membiarkan para BuzzerRP yang menghina agama saya dan merusak persatuan dan kesatuan di bangsa ini.

"Lawan para BuzzerRP yang menghina Islam dan merusak persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

BACA JUGA:Hot News: PPKM Level 3-2 Kembali Diperpanjang di Pulau Jawa-Bali Sampai 4 Oktober 2021, Anak di Bawah Umur 12 Tahun Boleh ke Mall?

Dia mengatakan, negara ini akan terus terpecah jika para buzzer dibiarkan menyebar kebencian di media sosial.

Sumber:

BERITA TERKAIT

Irjen Pol Napoleon Bonaparte Menganiaya Penista Agama M Kece Dapat Apresiasi dari Ketum KNPI

Rabu / 22-09-2021,15:52 WIB

Irjen Pol Napoleon Bonaparte yang menganiaya Muhammad Kosim alias Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri dapat apresiasi dari Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama

Irjen Pol Napoleon Bonaparte Menganiaya Penista Agama M Kece Dapat Apresiasi dari Ketum KNPI

Terkuak! Bareskrim Sebut Irjen Napoleon Bonaparte Lakukan Penganiayaan Muhammad Kece, Sendiri atau Dibantu Napi Lain?

Sabtu / 18-09-2021,23:57 WIB

Penganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim terungkap, ternyata dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte, apa motifnya?

Terkuak! Bareskrim Sebut Irjen Napoleon Bonaparte Lakukan Penganiayaan Muhammad Kece, Sendiri atau Dibantu Napi Lain?